Showing posts with label Blog Pribadi. Show all posts
Showing posts with label Blog Pribadi. Show all posts

Thursday, December 17, 2020

Disinilah Lokasi Tempat KKN Desa Penari di Jawa Timur

Disinilah  Lokasi Tempat KKN Desa Penari di Jawa Timur
Kali ini saya akan berbagi sesuatu yang sedang viral saat ini di jagat sosmed yaitu tentang cerita KKN di sebuah desa di Jawa Timur. KKN sendiri yaitu Kuliah Kerja Nyata yang merupakan suatu kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan pendekatan lintas keilmuan yang ada pada waktu dan tempat tertentu. Baca juga : lokasi desa penari sebenarnya.

Cerita KKN ini viral oleh akun anonim twitter @Simplem81378523, dan karena saking viralnya dan membuat kepo masyarakat ini. Cerita yang katanya real story ini akan di bukukan oleh penerbit Bukune.

Dan berikut rangkuman cerita dari Simple Man bagi yang membacanya :

  1. Cerita KKN di Desa Penari Versi Widya : https://threadreaderapp.com/thread/1143116541480726531.html
  2. Cerita KKN di Desa Penari Versi Nur : https://threadreaderapp.com/thread/1152574349263552513.html


Banyak sekali masyarakat yang kepo atau ingin tahu tentang wilayah yang ada dicerita horror KKN ini desa penari ini. Banyak sekali warganet berkomentar tentang wilayah ini, ada yang mengaku teman, alumni dan warga desa tersebut yang mengakuinya.

Berikut beberapa cuitan warganet tentang daerah desa penari sebenarnya.

1. Dari komentar youtube yang mengaku pernah menelisik langsung ke tempat kejadian.
Tempat KKN Menyeramkan

2. Cuitan dari pengguna Twitter yang membuat yakin bahwa ini merupakan daerah asli tempat kejadiannya dan menyebutkan asal kampus dari mahasiswa kkn desa penari tersebut.
Daerah Desa Penari Asli Jawa Timur Banyuwangi

3. Dan berikut video investigasi oleh channel Mirror Genk yang dilakukan ke tempat yang dikira tempat terjadinya tempat tersebut, mulai dari Rawabayu dan Desa Darungan yang telah ditinggal 10 tahun lalu oleh penduduknya.
Di video part 1 ini investigasi tim ke Rawabayu yang diperkirakan merupakan tempat kejadian KKN Desa Penari di Jawa Timur ini. Di video ini tim  meng-explore tempat yang di ilustrasikan oleh Simple Man.

Di video ke dua ini tim menelusuri Desa Darungan yang telah ditinggali penduduk 10 tahun yang lalu dan terdapat gambar-gambar di tembok bergambar seperti Badarawuhi dan Pak Prabu seperti yang diceritakan oleh Simple Man.

Memang daerah yang disebut diatas merupakan hasil investigasi dadakan netizen, dan dikonfirmasi sendiri oleh Simple Man jika ada yang benar-benar lokasi KKN Horror tersebut.

Tuesday, September 10, 2019

Lokasi Pasti KKN di Desa Penari

Lokasi Pasti KKN di Desa Penari
Sebelumnya saya telah membahas lokasi kkn desa penari secara singkat yang saya ambil dari beberapa kesimpulan yang ada dari netizen. Namun sekarang ini saya akan membahas lagi dimanakah letak asli daerah tersebut yang telah di investigasi secara lanjut.

Di Banyuwangi ada 14 kampung adat Osing, dua diantaranya adalah Kampung Adat Kemiren dan Kampung adat Dukuh yang terletak di Kecamatan Glagah. Masing-masing masyarakat adat Osing memiliki Danyang/Buyut. Mbah Buyut Cili dalah Danyang/Buyut dari Desa Kemiren, sedangkan Mbah Buyut Saridin, adalah Buyut/Danyang dari warga Dukuh Kopen Kidul, Dusun Kampung Baru, Desa Glagah, Kecamatan Glagah.

Kampung ini terletak di utara Desa Kemiren, dan di timur desa Oleahsari, dan di selatan Desa Paspan, di barat Desa kenjo..

Jadi untuk suara gamelan mistis, bisa jadi terdengar tidak hanya di Kemiren atau Dukuh saja, tetapi juga di desa-desa sekitarnya, karena suara semacam itu bisa terdengar lebih dari 5KM-an, sedangkan Dukuh, Paspan dan kemiren adalah tetangga desa secara administratif, sehingga kearifan lokalnya sama persis.

Di mana lokasinya..? baca dulu buat wawasan,

Ciri khas warga osing Kemiren adalah kasurnya berwarna hitam semua, dan dibawahnya berwarna merah, yang dijemur pada saat sebelum berlangsung upacara ider bumi.

Ajaran leluhur adalah "aja ditegor mesakaken sumber e, marahi mata", adalah larangan menebang pohon disamping sungai, karena dapat mengganggu makhluk lain yang tidak kasat mata, juga "ojo mandeg negoro, nanduro sulo", ajaran menanam pohon pengganti, sebelum memotong pohon, juga larangan, memotong pohon "sandang mayit" atau melintas di atas sungai. ini warisan kearifan lokal.

Pada hari rabu wekasan, rabu terahir bulan suro, warga menggelar upacara adat, dan sesaji di lokasi mata air, dan pada hari itu, dilarang mengambil air dari jam 6pagi-1 siang, pernah ada yang melanggar larangan dan mengambil air, dan airnya berubah menjadi darah..

Pada sumber air di wilayah using, menurut tetua adat, selepas isya' sering terdengar bunyi-bunyian gamelan, "gamelannya wong medi" menurut mereka. dan anak-anak tanpa didampingi orang dewasa dilarang main di daerah sumber pada jam 12 siang, ini berlaku sampai sekarang.

Ada banyak sumber di Kemiren yang dikeramatkan, yakni sumber penawar, sumber wadon, dan sumber lanang, ketiganya merupakan mata air "kedung rum", yang juga dikeramatkan, dan sumber mata air "ramer", di dekat persawahan. mata air yang biasa digunakan warga Mandi dan mencuci adalah mata air pakem dan mata air wuluh. Ada sekitar 38 mata air di wilayah ini. Sungai Jonmergi dan Sungai bendo sendiri mata airnya ada di gunung ijen, dan melintasi kawasan ini..

Pada acara macapatan, digelar tradisi minum banyu arum, air murni tanpa dimasak dari sumber mata air, dengan ditambahi "mbang telon", air di minum setelah jam 12 malam. Disamping itu juga ada ritual "Slametan Kebon", untuk menjaga harmonisasi alam.

Tokoh Mbah Buyut , yang merupakan tokoh sepiritual di wilayah Kecamatan Glagah, sekarang beliau sudah wafat.. Tradisi seblang pada awalnya berasal dari Kemiren, sebelum ada wangsit untuk di pindah ke Oleahsari, ngambil airnya untuk ritual diambil dari mata air tersebut.. tradisi ritual "barong ider bumi" sebetulnya adalah tradisi sarat makna, selain tradisi warisan para sesepuh, juga banyak pesan-pesan moral.

Berhenti berfikir irasional: Mitos adanya makhluk halus penunggu mata air, penunggu pohon2 besar, adalah nyata adanya, untuk menjaga kesucian alam dari gangguan tangan jahil manusia, dan agar manusia tidak serakah, sehingga mengesampingkan makhluk lain. ini pesan moral dari kemiren..

 Lokasinya :

- Kabupaten B, Banyuwangi.
- Kecamatan K, mungkin dia menyebutnya Klagah (aslinya Glagah), atau Kemiren dianggap kecamatan..
- Desa W. Waktu Ulo. Di tahun 2009 desa Kemiren bernama Watu Ulo..
- Hutan D. Dukuh. Penulis atau saksi menganggap Dusun D selaras sebagai nama hutannya.
 Dusun dukuh, Hutan Dukuh.
- Ada kopi melati, di dusun tersebut banyak petani yg menanam Kopi langka Ijen Raung dengan varian Arabika. Kopi ini beraroma Melati.
- Bima tidak menanam ubi seperti di cerita, tpi dia menanam bibit Kopi. .waktu proker disebutkan Bima dan ayu ada proker penanaman bibit kan, mungkin bibit kopi , masa ia bibit ubi.. dan bima keluar masuk dusun untuk menjual hasil bumi, biji kopi.. ( asumsi ku bisa saja salah )
- masuk ke dusun 1 jam naik motor, 1 jam jalan kaki. Perjalanan dikelilingi pohon Pinus (Jati Belanda)
- Di jalan raya (atw jalan utama) ada Pom bensin. Di olihsari memang ada pom bensin Pertamina, pertama di daerah tersebut.
- Ada batu hitam besar, batu Megalitikum terkenal di dusun tersebut. Tempat nongkrong-nongkrong genderuwo.
- Ada sumber Air, dimana salah satunya memang disakralkan
- Batu nisan atau makam yg di iket kain hitam (sangkarso) sudah tidak ada krn sudah di sapu banjir bandang.. klo pun masih adapun ya siapa yg tau ? atau yg mau memberi tau ?


Jelas yg saya tulis diatas, tapi ya silahkan nitizen lah yg ambil kesimpulan.
-->